Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat memberikan imbauan kepada masyarakat di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo terkait pencegahaan masalah penyimpangan sosial. (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berupaya mengantisipasi penyebaran masalah penyimpangan sosial lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di kalangan remaja. Salah satunya dengan terus menggaungkan konsep ketahanan keluarga kepada masyarakat pada setiap pertemuan.

“Ketahanan keluarga salah satu cara menjaga anak-anak kita. Dengan pendidikan, kasih sayang dan perhatian guna mencegah penyimpangan seperti LGBT,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada depok go.id saat menghadiri Lomba Kinerja dan Inovasi 2018 di kantor Kelurahan Meruyung, belum lama ini.

Dikatakan Mohammad Idris, tidak sedikit kasus LGBT berawal pada ketidakharmonisan keluarga. Menurutnya, dengan terus mengingatkan bahaya penyimpangan sosial tersebut maka masyarakat akan waspada terhadap persoalan tersebut.

“Kita sudah sepakat bahwa LGBT dalam agama perbuatan terlarang. Bahkan penyimpangan tersebut berisiko menyebarkan penyakit HIV/AIDS,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya akan terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyimpangan sosial terutama LGBT. Sebab, ucapnya, belum ada aturan atau regulasi untuk mengatasi masalah LGBT.

“Tentu kami mendorong agar segera ada Undang-undang yang mengatur penanganan LGBT. Disamping juga Pemkot Depok, masyarakat serta pemuka agama bersama-sama menolak perilaku menyimpang tersebut,” tandasnya.

Penulis : Janet
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo

Bagikan post melalui :