Satgas pohon DLHK melakukan penanganan terhadap pohon tumbang di Sukmajaya, kemarin (06/11/19). (Foto : Istimewa)

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan pohon yang rawan tumbang. Bahkan, sebagai langkah antisipasi, DLHK juga menambah personel atau Satuan Tugas (Satgas) Pohon untuk memantau pohon rindang atau berdahan rapuh di sejumlah lokasi.

“Kalau hari biasanya, kami siagakan dua regu Satgas yang terdiri dari 10 orang. Namun, untuk beberapa hari ini, kami tambah lagi dua regu. Jadi total ada 20 personel dan siaga selama 24 jam,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati, di Balai Kota, Kamis (07/11/2019).

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tanggap dan melaporkan jika ada potensi pohon tumbang. Mengingat hujan lebat dan angin masih mengintai beberapa wilayah, tidak terkecuali Kota Depok. Laporan bisa ditujukan kepada Emergency Call 112, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Markas Pohon di Posko Bibit Jalan Bahagia Raya Sukmajaya maupun ke kantor DLHK langsung di Jalan Raya Bogor.

“Kami juga kerja sama dengan Dinas Damkar Kota Depok di lapangan, untuk memudahkan evakuasi pohon,” katanya.

Senada dengan itu, Pengawas Satgas Pohon DLHK Kota Depok, David Chandra, mengatakan, pihaknya bersama personel satgas lainnya, sampai saat ini masih melakukan penanganan pohon tumbang. Mengingat, beberapa hari terakhir banyak laporan masuk terkait adanya pohon tumbang.

“Sampai siang ini kami masih melakukan penanganan pohon tumbang maupun pembersihan sisa-sisa ranting. Laporan warga yang masuk memang banyak, jadi Satgas menyebar baik di wilayah barat maupun timur,” ucapnya.

Adapun, beberapa lokasi pohon tumbang di antaranya di Jalan Juanda, Jalan Margonda, Jalan Raya Bogor, Jalan M. Yasin Kelapa Dua, Jalan Bahagia Raya Sukmajaya dan lain-lain.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :