depok.go.id – Guna meningkatkan pembangunan taman keanekaragaman untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok menggelar Seminar Nasional Ruang Terbuka Hijau dan Keanekaragaman Hayati di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Senin (07/12/2015).

“Melalui seminar ini kita dapat bertukar informasi, menyamakan persepsi dalam mendapatkan pencapaian RTH untuk keanekaragaman hayati,” tutur Kepala BLH Kota Depok Wijayanto.

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukinan (Distarkim) Kota Depok ini menambahkan bahwa kualitas tata hijau pada sebuah tempat merupakan sebuah konservasi, sehingga penting untuk diimplementasikan.

Pada dasarnya, sebuah perkotaan harus menargetkan sebesar 30 persen dari luas kota untuk dijadikan RTH. Dengan begitu, Kota Depok memanfaatkan berbagai lahan dan pekarangan untuk dijadikan ruang terbuka hijau. Saat ini, beberapa kawasan yang sudah dimanfaatkan, yaitu RTH taman, hutan kota, jalur hijau jalan, sempadan rel kereta, sempadan situ, sempadan sungai, lapangan olahraga, serta perkantoran milik pemerintah.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, yang dalam hal ini turut hadir memaparkan materi mengenai RTH berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mewujudkan RTH di Kota Depok, sehingga nantinya mereka dapat memanfaatkan lahan yang ada menjadi sebuah arboretum.

“Semoga tekad baik kita dapat terealisasikan dengan baik, tentunya harus ada dukungan dari seluruh stakeholder terkait,” ujar Walikota Depok yang menjabat dua periode ini. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :