Kepala Dinas (Kadis) Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), Nessi Annisa Handari dan Sekretaris Kelurahan Panmas, Sabilal Rusdi bersama kader, ketua RT-RW di Mushola Nurul Janah Kelurahan Panmas, Kamis, (05/12/19). (Foto:Zaid/Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melaksanakan evaluasi terhadap kegiatan Pemberdayaan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat (P2WKSS) yang dilakukan pada tahun 2017 di Kelurahan Pancoran Mas (Panmas). Dalam evaluasi tersebut, hasil yang diperoleh menunjukkan dampak yang positif.

Kepala Dinas (Kadis) Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), Nessi Annisa Handari, mengatakan, sebagian besar kegiatan di lokasi P2WKSS masih berjalan dan semakin berkembang. Masyarakat juga melakukan beberapa inovasi, seperti Gerobak dan Koper Baca Keliling yang bisa meningkatkan minat baca bagi anak.

“Dalam bidang pemberdayaan masyarakat, mereka membuat kerajinan tangan. Kemudian dalam bidang pertanian, masyarakat membentuk kelompok tani, walaupun terdapat kendala keterbatasan lahan, namun warga tetap berinovasi menggunakan pot,” kata Nessi usai kegiatan di Mushola Nurul Janah Kelurahan Panmas, belum lama ini.

Lebih lanjut, ucapnya, dari segi pemasaran, warga masih mendapatkan hambatan untuk mengembangkan usahanya. Karena itu, dengan kegiatan evaluasi tersebut, pihaknya mencarikan solusi dari kendala yang dihadapi oleh masyarakat.

“Kami akan berkordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk melakukan pelatihan bisnis online, sehingga mereka dapat memasarkan produknya dalam jaringan daring,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kelurahan Panmas, Sabilal Rusdi menyambut baik kegiatan evaluasi tersebut. Menurutnya, warga menjadi semakin bersemangat mencari pendapatan dan peduli terhadap lingkungan.

“P2WKSS membuat warga menjadi semakin bersemangat mencari pendapatan untuk keluarga. Mereka juga sudah mulai peduli terhadap lingkungannya,” pungkasnya.

Penulis             : Zaid Abdurrahman

Editor              : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :