Wakil Ketua kadin

Wakil Ketua Bidang Media, Grafika & Advertising KADIN Depok, Desfandri. (Foto : Guntur)

depok.go.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok mengapresiasi Dewan Pers yang telah melakukan verifikasi data terhadap perusahaan media massa. Wakil Ketua Bidang Media, Grafika & Advertising KADIN Depok, Desfandri mengatakan, upaya Dewan Pers melakukan verifikasi data merupakan langkah yang positif. Dengan adanya verifikasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat fungsi pers untuk lebih profesional.

 
“Kami percaya, verifikasi data bukanlah upaya pemerintah untuk membelenggu kebebasan pers. Namun, justru akan menjadikan media semakin profesional dalam menjalankan fungsinya, yaitu mencerdaskan masyarakat,” jelasnya, Selasa,(08/02/2017).
 
Dia menambahkan, di era globalisasi saat ini, industri media massa saling bersaing ketat, guna mempertahankan kepentingan para pemilik modal. Untuk itu, sebagai stakeholder pemerintah yang peduli terhadap para pengusaha, Kadin Depok ingin para pemilik media mengikuti verifikasi tersebut.
 
“Ya tentunya, kami menginginkan agar para pelaku industri di bidang media massa, dapat terus menunjukkan eksistensinya. Terlebih saat ini persaingan antar media semakin ketat”, jelasnya.
 
Selain itu, dengan diverifikasi oleh Dewan Pers, maka media massa dapat menjadi solusi mencegah berita bohong yang banyak beredar. Banyaknya berita bohong ini menjadi permasalahan utama bagi pers saat ini.
 
“Memasuki usia yang Ke-71 tahun, permasalahan utama pers saat ini adalah maraknya berita bohong. Hal itu disebabkan karena banyak media yang tidak bertanggung jawab dalam setiap pembuatan berita,”paparnya.
 
Untuk itu, dia berharap, agar setiap media wajib bertanggung jawab penuh terhadap setiap berita yang dibuat. Sehingga, bila ada berita bohong yang beredar, pers dapat dimintai pertanggungjawaban.
Selain itu, ia menambahkan, peran serta masyarakat juga perlu ditingkatkan. Masyarakat harus pintar memilah berita, dan tidak mudah percaya terhadap berita bohong.
 
“Masyarakat harus tau kebenaran beritanya. Jangan mudah percaya terhadap berita bohong yang beredar. Masyarakat juga harus waspada terhadap setiap berita, yang berasal dari media yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.
Penulis : Guntur Widyanto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :