bjb

Supervisor Operasional Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten (bjb), Rachmawati Oktaviati. (Foto : Janet/Diskominfo)

Depok.go.id- Keberadaan media massa sebagai sarana penyebarluasan informasi dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kebutuhan penting. Masyarakat butuh informasi akurat tentang suatu permasalahan.

Menurut Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Ee Sulaeman, pers merupakan jembatan komunikasi berbagai informasi. Karena itu, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-71, dia ingin keberadaan pers semakin menunjukkan keberadaannya dalam pembangunan nasional.

“Pers bagi PDAM Tirta Asasta menjadi jembatan komunikasi dengan pelanggan (warga Depok), agar terjalin hubungan yang harmonis,”kata Ee Sulaeman kepada depok.go.id, Selasa, (08/02/2017).

Tentunya, peran pers bagi PDAM Tirta Asasta sangat sentral, dalam menyampaikan misi dan program kepada masyarakat. Khususnya, mengenai penyelenggaraan sistem penyediaan air bersih Kota Depok. “Semoga dunia pers semakin menunjukkan fungsi dan perannya, dalam penyebarluasan informasi ke masyarakat,”tuturnya.

Sementara itu, peranan pers disektor perbankan disampaikan Supervisor Operasional Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten (bjb), Rachmawati Oktavia.

“Selayaknya pemberitaan lebih bisa mengkonfirmasi sumber berita. Sehingga bukan berita bohong yang disebar luas kepada masyarakat,”ungkapnya.

Dia berharap, dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-71. Maka pers dapat lebih memperhatikan aturan kode etik jurnalistik untuk mempublikasi berita-beritanya. Terlebih bagi bjb, peranan pers sangat besar, dalam hubungan dengan nasabah, karena sifat media massa sebagai penyebar informasi kepada masyarakat.

“Kami berharap pers dapat meningkatkan kerja sama, dalam penyebaran informasi yang memacu masyarakat, untuk percaya terhadap bjb. Kemudian, dapat memberi informasi mengenai urusan keuangan, seperti pembayaran pajak, menabung bahkan pinjaman,”tutupnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :