depok.go.id-Asisten Hukum dan Sosial Pemerintah Kota Depok, Sri Utomo, berharap usulan pembangunan di Kecamatan Limo harus sesuai dengan target
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok. Menurutnya, pembangunan juga harus mengakomodir kegiatan yang bertujuan mewujudkan Kota Layak Anak, ramah lansia dan kota sehat.

“Musyawarah ini merupakan lanjutan dari Musrenbang tingkat kelurahan. Setiap usulan sangat penting, namun harus sesuai dengan RPJMD,” ujarnya usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Limo, Jumat (08/02/2019)

Dirinya menjelaskan, RPJMD telah dirancang sedemikian rupa untuk mendorong kemajuan pembangunan. Termasuk menjawab berbagai persoalan lokal, regional, dan nasional.

“Di dalam rencana tersebut bukan hanya terkait infrastruktur, namun juga manusianya. Baik dalam ekonomi, sosial dan budaya yang dapat diselaraskan dengan tiga program unggulan antara lain Zero Waste City, Smart Healthy City dan Family Resilience City. Serta program lainnya
seperti Kota Layak Anak dan ramah lansia,” jelasnya.

Sri Utomo menambahkan, pemerintah kini tengah memfokuskan diri untuk meningkatkan efektivitas serta efisiensi anggaran. Salah satunya, dengan penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

“Pemerintah Kota Depok mendapatkan predikat B atau baik atas SAKIP. Musrenbang ini merupakan entry point dalam mewujudkan kinerja yang baik dengan memperhatikan semua usulan, apakah sudah tepat volume, tepat sasaran, tepat lokasi dan tepat anggaran,” ucapnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :