???????????????????????????????

Ketua Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Cabang Kota Depok, Yulia Himawati, berpose bersama panitia pelaksana Seminar Osteoporosis di Aula lantai 1 Gedung Balai Kota Depok, Senin (08/06/2015)

depok.go.id – Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Cabang Kota Depok menggelar seminar osteoporosis yang ditujukan bagi masyarakat umum. Acara yang dibuka oleh Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad itu dilaksanakan di Aula lantai 1 Gedung Balai Kota Depok, Senin (08/06/2015).

Ketua Perwatusi Cabang Kota Depok, Yulia Himawati dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk mencapai masa tua dengan tulang yang tetap sehat perlu mengetahui cara menjaganya. Hal tersebut menurutnya, memasuki usia senja sangat rawan terjadi pengeroposan tulang atau yang dikenal dengan osteoporosis.

“Melalui seminar kesehatan tulang ini, kita akan dapat mengetahui cara menjaga tulang kita agar tetap sehat di hari tua,” ujar Yulia Himawani yang juga masih aktif sebagai sekretaris Perhimpunan Gerontologi Indonesia (Pergeri) cabang Kota Depok.

Perhelatan yang dihadiri oleh puluhan Lansia se-Kota Depok tersebut diisi oleh dua orang narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kedua narasumber tersebut adalah dr. Amien Suharti yang memberikan materi tentang tulang berkualitas di masa tua, dan Ety Santoso ahli kesehatan tulang dari laboratorium Gunung Sahari.

Sementara itu, Idris Abdul Shomad dalam arahannya menguraikan saat ini timbul penyakit-penyakit degeneratif, salah satunya osteoporosis. Alumni Gontor itu juga menuturkan, setiap manusia pasti akan mengalami masa tua yang tidak bisa dihindari. Namun, dirinya mengungkapkan hal yang perlu dipikirkan adalah bagaimana cara mengisi hari tua dengan berbagai hal yang positif. Ia melanjutkan, fenomena pengeroposan tulang bisa tiba-tiba terjadi, oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan akan pencegahan dan penanggulangan osteoporosis.

“Pemberdayaan Lansia harus ditingkatkan. Salah satunya dengan memperhatikan derajat kesehatannya serta terus berupaya agar senantiasa menjadi Lansia yang tangguh”, pungkas Idris. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo)

Bagikan post melalui :