Ilustrasi jamaah haji. (Foto : Istimewa)

depok.go.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sudah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada jemaah calon haji (calhaj). Sebanyak 1.736 berkas jemaah calhaj telah terverifikasi dan mereka sudah melalui dua tahap tes kesehatan.

Menurut Sekretaris Dinkes Kota Depok Rani Martina, untuk kuota jemaah calhaj Kota Depok sebanyak 1.708 orang. Namun ada beberapa jemaah asal luar Kota Depok yang melakukan pemeriksaan di Kota Depok, maka ada penambahan jumlah jemaah calhaj yang diperiksa oleh Dinkes Kota Depok.

“Kami sudah memeriksa semua jemaah calhaj melalui 10 UPT Puskesmas Kecamatan sebagai penyelenggara pemeriksaan kesehatan haji,” tuturnya kepada depok.go.id, Senin (08/07/2019).

Dikatakan Rani, dari tahapan pemeriksaan tersebut, telah ditentukan jemaah calhaj kategori risiko tinggi atau risti dan non-risti. Risti adalah suatu kondisi di mana jemaah calhaj memiliki potensi untuk sakit, sehingga dapat disimpulkan jemaah risti itu peluang sakitnya lebih besar dari jamah biasa Misalnya untuk di Depok orang di atas usia 51 tahun.

Kemudian jemaah non-risti yaitu seseorang dengan kondisi kesehatan yang baik seperti jemaah yang masih muda dan tidak memiliki riwayat penyakit berbahaya.

Rani menambahkan, untuk hasil diagnosa pemeriksaan calon jemaah haji Kota Depok diantaranya hipertensi 568 orang, Hiperkolesterolemia 333 orang, Diabetes melitus 265 orang, gangguan mata dan pengelihatan 239 orang, dan Hiperlipidemia 137 orang.

“Bagi jemaah calhaj yang mengalami gangguan kesehatan sudah kami ingatkan untuk membawa obat sesuai indikasi penyakitnya. Kami juga tak lupa menyampaikan agar tetap menjaga kesehatan dengan pola gizi seimbang. Dengan begitu, tubuh tetap sehat selama menjalankan ibadan haji,” pungkasnya.

 

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti

 

Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :