Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida ( kanan) saat menghadiri Seminar Kesehatan dan Sosialisasi Video Edukasi Tuna Rungu di gedung Pendidikan dan Laboratorium Fakutlas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Sabtu (08/09).

depok.go.id- Kaum difabel memiliki hak diberlakukan yang sama dengan masyarakat lainnya. Untuk itu, perlu adanya dukungan baik pemerintah maupun masyarakat dalam memberikan ruang bagi kaum difabel untuk tumbuh dan berkembang di masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida saat menghadiri Seminar Kesehatan dan Sosialisasi Video Edukasi Tuna Rungu di gedung Pendidikan dan Laboratorium Fakutlas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Sabtu (08/09).

“Depok ke depan akan menjadi kota inklusi. Untuk itu, ini harus menjadi perhatian kita bersama karena mereka (kaum difabel) punya hak yang sama untuk maju, mandiri, dan produktif,” tutur bunda Elly, sapaannya.
Istri Wali Kota Depok tersebut mengatakan,  guna mendukung kaum difabel, pihaknya selama ini juga menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga. Antara lain Forum Orang Tua Berkebutuhan Khusus (Forkasi), Rumah Autis, dan Persatuan Orang tua dengan Down Syndrome (Potads). Semua itu, guna menjadikan Depok sebagai tempat yang ramah tidak hanya bagi anak normal tetapi juga para kaum difabel.
“Ke depan, kerjasama seperti ini akan terus kita kembangkan, sehingga Kota Depok dapat menjadi sebuah rumah bagi seluruh warga termasuk yang berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Dirinya juga berpesan kepada kaum difabel di Kota Depok untuk tetap semangat menjalani aktivitasnya. Meskipun dengan keterbatasan, tetapi bukan sebagai halangan untuk dapat terus berkembang.
“Mereka harus tetap semangat bahwa hidup tidak berhenti sampai disini. Kesuksesan datang dari diri kita sendiri,” tandasnya.
Penulis : Jose Marques
Editor : Retno Yulianti
Diskominfo
Bagikan post melalui :