sos bnn

Kepala BNN Kota Depok mengisi materi dalam sosialisasi P4GN di lokasi P2WKSS, Cipayung Depok, Kamis (08/10/15).

depok.go.id – Penyalahgunaan Narkotika hingga saat ini masih menjadi perhatian utama di hampir semua negara. Jenis Narkotika, seperti ganja, kokain, dan sabu merupakan Narkotika ilegal yang menjadi masalah utama, khususnya di Indonesia. Saat ini, penyalahgunaan Narkotika sudah mencapai tingkat darurat, mengingat barang haram ini menjangkau berbagai kalangan dan usia.

Menghadapi masalah tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok menyelenggarakan Sosialisasi Penyebar Informasi, Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di depan puluhan warga binaan program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera atau biasa disingkat P2WKSS tahun 2015 di RW 07, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok, Kamis (08/10/15).

Kepala BNN Kota Depok, AKBP M. Syaefudin Zuhri, mengatakan dalam kontak nasional, Indonesia telah memasuki fase darurat Narkoba sebagaimana yang telah dikatakan presiden, sehingga diperlukan upaya yang optimal dan sungguh-sungguh dari seluruh komponen baik pemerintah, penegak hukum, LSM, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa.

“Karena dengan upaya terpadu tersebut akan menjadi kekuatan bersama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba,” ujar mantan Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya.

Dia juga mengimbau kepada seluruh warga binaan P2WKSS untuk berhati-hati dengan barang haram tersebut. Pasalnya, usia remaja menjadi sasaran utama pelaku untuk menghancurkan generasi penerus bangsa.

“Bagi ibu-ibu yang memiliki anak, wajib hukumnya melakukan pengawasan ekstra, apalagi jika anak tersebut memasuki usia remaja. Jadilah tauladan yang baik untuk putra putri kita,” imbau pria asal Magelang tersebut.

Di akhir acara, BNN Kota Depok melakukan sesi tanya jawab kepada warga binaan dengan harapan, materi yang disampaikan dapat diserap dan diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :