Lurah Pondok Jaya, Mulyadi. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Lurah Pondok Jaya, Mulyadi mengatakan, setiap Kelompok Kegiatan (Poktan) Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di wilayah Pondok Jaya, harus memiliki strategi untuk menangani kasus. Terlebih, jika permasalahan tersebut sudah merugikan warga sekitar.

“Setiap Poktan PKDRT harus punya strategi dan pendekatan khusus kepada pelaku atau korban, agar mereka mau terbuka memberikan informasi,” ujar Mulyadi saat Rapat Koordinasi (Rakor) PKDRT di Aula Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, baru-baru ini.

Diakuinya, ada empat macam kekerasan yang menjadi fokus penyelesaian permasalahan oleh Poktan. Di antaranya kekerasan fisik, psikis, seksual dan ekonomi.

“Jika salah satu kekerasan tersebut terjadi di RW masing-masing misalnya, maka Poktan akan turun tangan membantu menyelesaikan. Terlebih, jika sudah mengganggu ruang publik,” katanya.

Pihaknya juga akan memberikan reward (penghargaan) kepada Poktan yang mampu menyelesaikan kasus di wilayah. Nantinya, hanya ada empat orang terpilih dalam satu RW yang berhak mendapatkan penghargaan tersebut.

“Kita memiliki 7 RW dan 57 RT. Jika ada yang bisa menyelesaikan maksimal 10 kasus setiap RW-nya, maka kami berikan reward sebagai apresiasi atas kinerja selama ini. Memang sudah ada anggarannya. Mudah-mudahan Poktan bisa semakin terpacu, meskipun kami berharap tidak ada kasus kekerasan,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :