hasil kerajinan p2wkss

Hasil kreatifitas warga binaan P2WKSS RW 15 Kelurahan Panmas, Kecamatan Panmas (Dok : Warga P2WKSS)

depok.go.id – Berkat pembinan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di lokasi Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) RW 15, Kelurahan Pancoran Mas (Panmas), Kecamatan Panmas, warga kini telah mandiri secara ekonomi. Bahkan, kini warga juga mampu mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomis.

Bendahara Bank Sampah Seroja di lokasi P2WKSS, Aisyah mengatakan, pihaknya bersama 10 anggota lainnya  membuat berbagai pernak pernik berbahan dasar koran. Hasilnya telah dipamerkan ke beberapa kegiatan dan dijual.

“Kami membuat piring daur ulang berbahan dasar koran. Selain piring, ada tempat pensil atau sendok, tempat buah serta keranjang serbaguna. Ini merupakan salah satu hasil dari pelatihan yang diberikan Pemkot Depok beberapa waktu lalu,” ujar Aisyah, di kediamannya RW 15, Kecamatan Panmas, Rabu (08/11/17).

Dia mengaku, hasil kerajinan itu dijualnya seharga Rp 20 ribu sampai 50 Ribu. Besaran harga tergantung tingkat kesulitan dan ukuran barang yang dijual. Hasil penjualan, kata Aisyah, akan dikumpulkan sebagai kas untuk keperluan lainnya.

“Untuk pengerjaan tidak tentu, yang jelas setiap dua hari sekali sampah organik dan anorganik masuk ke bank sampah. Kalau yang organik, akan diangkut lagi untuk diolah menjadi pupuk di Unit Pengolahan Sampah (UPS) terdekat. Sedangkan yang anorganik dipisah untuk didaur ulang,” katanya.

Dirinya berharap, jika program P2WKSS sudah rampung, Pemkot Depok terus mengikutsertakan alumni warga binaan P2WKSS untuk diberdayakan. Karena pihaknya juga merasakan dampak positif dari program tersebut.

“Kami mengapresiasi Pemkot Depok yang dengan sabar membina warga P2WKSS. Mudah-mudahan ke depan, jika program ini sudah rampung, kami tetap dirangkul agar bisa memberikan manfaat juga ke masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :