Satgas Pohon DLHK Kota Depok melakukan perampingan pohon. (foto: dok. DLHK Kota Depok)

depok.go.id-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus melakukan pemangkasan pohon rindang maupun dahan pohon yang terlihat rapuh. Hal ini sebagai langkah antisipasi terjadinya pohon tumbang, mengingat cuaca buruk sedang melanda hampir di seluruh Kota Depok.

“Satuan Tugas (Satgas) Pohon kami hampir 50 orang yang terbagi dalam empat tim, selalu monitoring. Setiap hari Satgas berkeliling ke wilayah barat maupun timur untuk mengidentifikasi pohon yang rawan tumbang. Selanjutnya kami lakukan perampingan dahan atau pemangkasan pohon,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati, di Balai Kota, Jumat (08/11/2019).

Diakuinya perampingan dilakukan untuk menghindari korban jiwa, karena patahnya dahan dan ranting pohon akibat angin kencang. Selain kegiatan rutin ini, kata Ety, pihaknya juga menyiagakan empat regu Satgas yang terdiri dari 20 orang di Markas Pohon, Jalan Bahagia Raya, Sukmajaya, selama beberapa hari ke depan.

“Ada empat regu Satgas yang berjaga selama 24 jam untuk menanggulangi jika ada pohon tumbang. Sudah kami tambah jumlah personelnya, karena memang banyak laporan masuk terkait hal tersebut,” tambahnya.

Ety menyebut, pihaknya tidak bisa memprediksi cuaca. Namun, dirinya hanya bisa berpesan kepada pengendara maupun pengguna jalan lainnya untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan, jika hujan dan angin kencang masih terus berlangsung.

“Kami tidak bisa prediksi cuaca dan pohon rawan tumbang. Pohon yang teridentifikasi sehat, bisa saja roboh akibat angin kencang. Kami juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok untuk pengaturan lalu lintas, jika terjadi pohon tumbang,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :