Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Tahun 2019 di GOR Tirtasari, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (08/11/2019). Kegiatan ini dihadiri Ketua PBSI Kota Depok, Qurtifa Wijaya dan Ketua KONI Kota Depok, Amri Yusra. (Foto :Diskominfo)

 

depok.go.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris meminta para atlet bulutangkis agar tidak hanya sekadar bertanding. Menurutnya, para atlet juga harus memahami arti dari filosofi olahraga tersebut.

 

Mohammad Idris mengatakan, ada tiga poin pokok yang harus dipahami para atlet saat bermain bulutangkis. Yaitu terkait kedisiplinan, ketangguhan, dan kegigihan.

 

“Disiplin di sini bisa dimaknai dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku dan instruksi dari pelatih,” kata Mohammad Idris saat membuka Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Tahun 2019 di GOR Tirtasari, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (08/11/2019).

 

Lebih lanjut, ucapnya, bermain bulutangkis juga mengajarkan makna ketangguhan, baik fisik maupun mental. Hal tersebut dikarenakan, sambung Mohammad Idris, saat bertanding perhatian para penonton tertuju fokus ke para pemain.

 

“Kalau dalam sepakbola yang dilihat itu 22 orang. Namun, dalam bulutangkis, hanya dua atau empat orang. Jadi perhatian penonton akan lebih fokus ke pemain, sehingga akan sangat menguji mental kita sebagai pemain,” jelasnya.

 

Mohammad Idris menambahkan, permainan bulutangkis mengajarkan makna kegigihan. Meskipun secara skor tertinggal jauh, dirinya berharap para atlet Kota Depok tidak cepat menyerah dan terus berjuang sampai akhir.

 

“Insya Allah, kalau ketiga hal ini bisa kita ambil hikmahnya maka bisa menjadi seseorang yang gagah. Mudah-mudahan adik-adik senantiasa mengembangkan kemampuannya dan bertanding dengan baik,” tutupnya.

 

 

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

 

 

Bagikan post melalui :