depok.go.id – Upaya menjaga kondusifitas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok, sebanyak 1800 personel tim pengamanan akan dikerahkan. Tim gabungan tersebut akan menyebar pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan di Kota Depok.

Kepala Polisi Resort Kota (Polresta) Depok, Kombespol Dwiyono, menjelaskan bahwa pasukan yang dikerahkan terdiri dari 1000 anggota dari Polresta Depok, 300 dari Komando Distrik Militer (Kodim) Kota Depok, dan 500 personel dari Polisi Daerah (Polda). Seluruh pasukan akan dibagi beberapa rayon, yaitu wilayah barat, timur, dan utara.

“Pasukan pengamanan yang ditugaskan akan berpatroli dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama Pilkada berlangsung,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dwiyono mengungkapkan bahwa jumlah anggota pengamanan di setiap TPS jumlahnya berbeda-beda. Pasalnya berdasarkan intelegen, TPS dikategorikan tiga bagian yaitu aman, rawan satu, dan rawan dua.

Adapun untuk jumlahnya, rawan satu sebanyak 17 TPS, rawan 2 sebanyak 5 TPS, dan lainnya dikatakan sebagai TPS yang aman. Kota Depok sendiri memiliki 3235 TPS yang ada di seluruh kecamatan di Kota Depok.

“Saat ini Depok masih kondusif, tapi untuk lebih kondusif kami mengerahkan seluruhnya dalam beberapa kategori,” tutupnya. (Indri/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :