Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Wijajanti. (Foto: Jose/Diskominfo)

depok.go.id- Untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cilodong akan melengkapi fasilitas yang ada dengan membangun Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar (PONED). Pelayanan PONED di Puskesmas tersebut akan diluncurkan pada bulan Februari mendatang.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) serta sarana dan prasarana (sarpras) untuk pelayanan PONED,” tutur Kepala UPT Puskesmas Cilodong, Ambar Widjajanti kepada depok.go.id, Rabu (09/01/19).

Dikatakannya, untuk SDM, pihaknya saat ini telah  merekrut tenaga medis sebanyak delapan orang bidan,  empat orang dokter, dan tiga orang perawat. Sementara untuk sarpras berupa ranjang perawatan, keranjang ingkubator, dan keranjang bayi.

“PONED ini akan membuka layanan bagi ibu hamil, ibu melahirkan, penanganan bayi serta rawat umum lainnya dengan ditunjang fasilitas yang memadai,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, agar pelayanan tersebut dapat diketahui secara luas, pihaknya juga sudah mulai mensosialisasikan kepada masyarakat. Dengan kehadiran pelayanan tersebut, pihaknya berharap dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai.

“Biayanya cukup murah, bagi pasien yang melahirkan tanpa BPJS Kesehatan hanya Rp 700.000. sedangkan yang menggunakan BPJS kesehatan tidak dikenakan biaya,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :