hip hopWakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Shomad turut menghadiri seminar Hip Hop yang diadakan oleh komunitas Hip Hop Depok di Villa D’ Kampoeng Depok, Sabtu (08/02/2014). Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari audiensi yang dilakukan Ketua Hip Hop Depok M. Izzudin Alfaruq dengan Wakil Walikota Depok pada Selasa lalu.

Acara ini turut dihadiri Dekan Institut Kesenian Jakarta, Citra serta beberapa komunitas Hip Hop dari luar Depok. Dalam hal ini, Citra memberikan materi seminar untuk anggota Hip Hop yang hadir.

Menurut Idris hampir seluruh kegiatan yang ada pada komunitas hip hop tidak patut diikuti oleh anak remaja. Karena komunitas ini diadopsi dari budaya luar yang bebas tanpa terikat syariat islam. Namun tidak dengan Hip Hop Depok ini, banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan oleh masing-masing anggotanya. Hip Hop Depok terdiri dari beberapa elemen, diantaranya reep, seni tari, art, grafity dan beatbox.

“Alfaruq sudah menjelaskan panjang lebar terkait apa saja kegiatan yang dilakukan pada komunitas ini. Mereka mampu mengangkat lagu-lagu serta tarian daerah untuk disajikan pada setiap penampilan,” tutur Mantan Sekjen Ikatan Da’i Indonesia (KADI) ini.

Pada kesempatan ini, Idris berpesan kepada seluruh anggota hip hop agar selalu membawa budaya daerah di semua kegiatan. Karena pada dasarnya aspek-aspek di komunitas hip hop dapat dikombinasikan dengan kebudayaan di Indonesia. Sehingga banyak muncul hal-hal positif dan bisa ditampilkan serta dibuktikan kepada orang lain bahwa anak muda juga mampu menghasilkan sesuatu yang baik.

Senada dengan itu, Ketua komunitas Hip Hop Depok M. Izzudin Alfaruq mengucapkan rasa haru dengan hadirnya Wakil Walikota Depok di acara ini. “Terima kasih kepada Bapak Idris yang sudah bersedia datang di acara kami. Beliau sangat terbuka dan memberikan dukungan lebih pada komunitas ini,” pungkasnya. (Diskominfo/Indri)

Bagikan post melalui :