Ada isu strategis yang muncul pada Forum Rencana Kerja (Renja) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok yang diadakan di Aula Lantai 5 Balaikota, Senin (09/02/2015). Isu strategis tersebut adalah tahun 2016 nanti, profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) akan diukur salah satunya melalui e-kinerja.

Dari e-kinerja ini semua data kinerja pegawai akan tercatat mulai dari perencanaan sampai penilaiannya nanti akan dibuat dalam satu sistem. Dengan adanya e-kinerja ini maka diharapkan sistem yang terbangun untuk penilaian kinerja pegawai akan lebih efisien.

“Tujuan utama e-kinerja agar pengendalian monitoring lebih mudah dari BKN ke instansi-instansi terkait,” tutur Janry Haposan, Kepala Seksi Gaji Pegawai BKN, Senin (09/02/2015).

Janry menambahkan nantinya e-kinerja akan dibuat secara online sehingga dapat terintegrasi antara masing-masing instansi dengan BKN. Karena selama ini belum ada database kinerja seorang ASN, maka diharapkan dari data ini akan membuat standar kinerja pegawai lebih terjaga.

Untuk program e-kinerjanya sendiri saat ini memang akan dibuat pilot project nya di BKN terlebih dahulu. Selain itu aplikasi e-kinerja ini kedepannya akan dibagikan secara gratis dari BKN ke instansi.
“Secara teknis BKN sudah siap, namun memang untuk awalan akan diterapkan terlebih dahulu di BKN baru kemudian turun ke instansi,” lanjut Janry.

Untuk regulasi khusus dari e-kinerja ini memang belum ada, namun Janry meyakinkan bahwa payung hukum dari program ini adalah PP Nomor 46 Tahun 2011 tentang penilaian prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil. Sementara itu saat ini Rancangan PP yang sedang disusun mengenai disiplin dan kinerja ASN kelak akan lebih sesuai dengan sistem yang ada. (Nurul H/Diskominfo)

Bagikan post melalui :