depok.goid – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok akan segera melakukan koordinasi dengan pihak pasar modern terkait dengan akan diberlakukannya plastik berbayar. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disperindag, Agus Suherman.
“Bila kebijakan tersebut akan diterapkan di Kota Depok, tentu harus diikuti semua sektor. Namun kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan beberapa pihak, seperti DKP, BLH dan tentunya pasar modern,” ujar Agus.
Agus mengatakan bahwa sampai saat ini memang belum ada koordinasi, namun kedepannya diharapkan akan ada komunikasi antara beberapa pihak tersebut. Hal tersebut dikarenakan bahwa kebijakan ini merupakan amanat dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Ini kebijakan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait limbah plastik yang berbahaya, jadi nanti semua mengikuti dengan plastik berbayar,” tambahnya.
Mantan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar (DKUP) ini juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut, menurutnya kebijakan ini merupakan salah satu bentuk untuk menekan angka sampah plastik di Depok. Namun tentunya perlu ada beberapa hal yang harus dibicarakan terlebih dahulu, khususnya mengenai harga yang dipatok untuk plastik ini.
“Harga yang dipatok jangan terlalu mahal bagi konsumen, harus disesuaikan agar konsumen tidak merasa dirugikan dengan kebijakan ini,” ujarnya.

Selain itu, Agus juga mengatakan bahwa sosialisasi terkait ini juga harus diberikan kepada masyarakat, tentunya agar masyarakat dapat mengetahuinya terlebih dahulu. Dengan begitu mereka tidak kaget jika plastik berbayar ini sudah diterapkan.

“Masyarakat juga harus tahu, dengan begitu mereka bisa prepare. Daripada mereka membeli plastik, lebih baik membawa tas kantong dari rumah yang justru malah menjadi lebih bagus lagi,” tutupnya. (Rysko/Ed:Yulia S – Diskominfo)
Bagikan post melalui :