rendang jengkol

Foto: Istimewa TUNJUKKAN: Pemilik UMKM Rendang Jengkol, Sri Yuliastuti saat acara Pameran Depok Expo 2016.

Depok.go.id- Kesuksesan UMKM dalam membantu perekonomian semakin terlihat di Depok. Keberhasilan tersebut, turut dibantu dari campur tangan pemerintah. Salah satunya adalah pengusaha makanan rendang jengkol yang merasa terbantu, dengan adanya program dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
 
“Saya termasuk baru dibidang usaha makanan. Terlebih lagi terjun di bidang makanan, sedikit lebih spesifik karena menyangkut kesehatan. Jadi dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diberikan Pemkot Depok sangat membantu,”jelas Pemilik UMKM Rendang Jengkol, Sri Yuliastuti kepada depok.go.id, Kamis, (09/02/2017).
 
Dia mengatakan, bahwa dirinya pernah mengikuti kegiatan yang yang diselenggarakan oleh Pemkot Depok, seperti Pameran Depok Expo. 
 
“Saya juga sudah dapat Pengusaha Kena Pajak (PKP), sudah ikut ISO, kemudian Hazard Analysis & Critical Control Point (HACCP), lalu pelatihan dari Pemerintah Provinsi Bandung Wirausaha Baru (WUB),”ungkapnya.
 
Ia menuturkan, bahwa mulai merintis usaha kulinernya sejak November 2015. Dirinya mengaku, awal mula membuat usaha rendang hanya karena coba-coba membuatkan pesanan rendang teman. Produk yang ditawarkan tidak hanya rendang jengkol saja, melainkan tersedia rendang daging, dan rendang paru. Produk panganannya pun mulai harga Rp 50 ribu hingga Rp 90 ribu. 
 
“Untuk saat ini orang banyak yang memesan rendang jengkol,”ucapnya.
 
Pengusaha yang akrab dipanggil Tuti ini mengungkapkan, produk rendang jengkol yang dibuatnya berbeda dengan jengkol biasanya. “Biasanya jengkol baunya kemana-mana. Kalau produk saya tidak bau karena diolah khusus biar baunya tidak menyengat dan rasanya juga legit,”jelasnya.
 
Lebih lanjut, ia memberi merk UniTutie dan Astari untuk produk rendang jengkol yang dibuatnya. Produk ini juga telah dibawa hingga luar negeri. “Pembelinya orang Indonesia, namun produknya sudah dibawa mereka hingga ke Belanda, arab, Perancis dan Denmark,”katanya.
 
Dirinya menambahkan bahwa produknya sudah di display di Indonesia Trade and Promotion Center (ITPC) Jeddah dan Osaka. Ia pun memproduksi produk rendang jengkolnya di Grand Depok Residence kav 109, RT 09/12, Kelurahan Tanah Baru, Kecamayan Beji, Kota Depok.
 
Untuk kedepan, Tuti berharap, pemerintah dapat mendukung pengusaha UMKM lebih baik lagi. “Sekarang sudah baik, semoga kedepannya pemerintah lebih baik lagi. Saat ini ini pemerintah juga sudah memberikan beberapa fasilitas gratis seperti fasilitas trainning yang itu sangat membantu sekali buat UMKM,”tutupnya.
 
Penulis: Nurul Darojat
Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita
Diskominfo
Bagikan post melalui :