Anggota Komisi V DPR RI , Mahfudz Abdurrahman (tengah) saat mencoba jembatan gantung Curug, Bojongsari. (Foto: Diskominfo)

depok.go.id – Jembatan gantung Curug penghubung Kota Depok dengan Kabupaten Bogor rampung dibangun. Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, masyarakat khususnya di RW 07, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari menjadi lebih mudah dengan akses jalan demi kelancaran roda ekonomi mereka.

Camat Bojongsari, Usman Haliyana mengatakan, pihaknya menyambut baik pembangunan jembatan gantung Curug karena sangat bermanfaat bagi warga Bojongsari. Dikatakannya, sebelumnya, jika warga ingin menyeberang ke wilayah lain harus memutar ke arah Parung, Kabupaten Bogor. Namun, kini sudah lebih pendek karena tak perlu lagi memutar.

“Kami berharap keberadaan jembatan ini membawa banyak manfaat untuk warga sekitar. Terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ucapnya kepada depok.go.id, usai menghadiri tasyakuran penyelesaian pembangunan jembatan gantung Curug, Bojongsari, Sabtu (09/02/19).

Usman berpesan jembatan yang sudah selesai dikerjakan ini bisa dirawat dengan baik oleh masyarakat. Jangan sampai ada pihak yang tidak bertanggung jawab merusaknya.

“Kalau begitu nanti yang rugi warga juga. Ayo kita jaga bersama-sama jembatan yang sudah ada ini,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi V DPR RI, Mahfudz Abdurrahman, kondisi jembatan gantung Curug sebelumnya dinilai mengganggu kegiatan ekonomi dan sosial warga karena tidak dapat dilalui dengan aman. Tetapi, dengan rampungnya pembangunan jembatan diharapkan dapat semakin meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Harapannya untuk masyarakat yang ada di Kelurahan Curug, Bojongsari maupun di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur. Sebab, saat ini akses jalan sudah terhubung dengan baik,” jelasnya.

Untuk diketahui, pembangunan jembatan gantung Curug dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui dana aspirasi DPR RI. Dalam pengerjaannya menelan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar dari APBN.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :