apel

Walikota Depok, Mohammad Idris saat memimpin Apel di Lapangan Balaikota Depok, Selasa (9/8/2016)

depok.go.id – Dalam kehidupan ada dua teori yang perlu diperhatikan, seperti adanya perubahan yang dapat diprediksi dan tidak dapat diprediksi. Hal tersebut diungkapkan Walikota Depok, Mohammad Idris di depan peserta Apel ketika memimpin Apel pagi di Lapangan Balaikota Depok, Selasa (9/8/2016).

Dirinya mengatakan, perubahan terjadi secara tidak teratur karena adanya perkembangan zaman.

“Pada intinya semua terjadi karena sumber daya yang mampu menuai perubahan tersebut. Selain itu, yang mampu mempengaruhinya juga ialah perkembangan ekonomi yang dapat membuat kacau manusianya itu sendiri,” ujar Alumni Gontor tersebut.

Idris menambahkan, bahwa manusia merupakan sumber titik dari subjek perubahan dari semua segi kondisi yang ada. Karena pada dasarnya kejahatan dan semua hal keburukan ada di sekitar kita.

“Maka dari itu, tidak semua orang yang pintar dan kuat akan terbebas dari kejahatan melainkan kejahatan bisa saja mengincar dirinya dengan cara yang lain melalui sisi kelemahan seseorang,” lanjut Wakil Walikota kelahiran Jakarta.

Terakhir, orang nomor satu di Kota Belimbing ini mengingatkan adanya penambahan dinas baru yang semoga kedepannya akan lebih baik lagi.

“Selain itu, akan ada penambahan fasilitas finger print di setiap lantai di gedung. Hal itu untuk memberikan kemudahan kepada para Aparatur Sipil Negara dalam menetapkan nilai kedisiplinan,” pungkas Idris. (Meida/Indri/ Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

Bagikan post melalui :