Sosialisasi kemetrologiandepok.go.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok pagi tadi mengadakan Sosialisasi Kemetrologian, Rabu (09/09/2015). Dalam kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Disperindag, lantai 6, Gedung Dibaleka II, Balai Kota Depok ini, Disperindag mengundang 20 peserta yang berasal dari apotek dan rumah sakit di Kota Depok.

Kepala Bidang Kemetrologian dan Perlindungan Konsumen Disperindag Kota Depok, Fenti Novita mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan terhadap produk yang beredar. Adapun fokus pengawasan mencakup, barang-barang dalam kemasan atau terbungkus (BDKD), dan satuan sistem internasional (SI).

Peraturan tentang hasil pengukuran pada barang yang sudah terbungkus atau yang berupa kemasan juga sudah ada. Dalam peraturan perundang-undangan mengenai penggunaan alat ukur tersebut dijelaskan tentang bagaimana cara penjelasan hasil penggunaan alat ukur pada barang yang dikemas atau terbungkus.

“Jadi pada barang yang keadaannya terbungkus wajib menyertakan isi, berat dalam satuan lambang. Ini yang perlu diketahui oleh peserta sosialisasi,” ujar Fenti.

Dirinya menambahkan, pengaturan tentang metrologi di segala bidang ini dilakukan demi keamanan manusia. Lebih lanjut, mengenai tertib ukur dalam bidang kesehatan ini sendiri dilakukan untuk hal-hal, seperti dosis obat-obatan, penyinaran, suntikan, pengukuran, dan tekanan darah.

“Jadi mereka pun harus melakukan pemeriksaan terhadap alat ukur yang ada di apotek atau rumah sakit di tempatnya, karena sudah ditetapkan jenis alat ukur yang harus ditera ulang dan tanda-tanda alat yang sudah ditera ulang,” tambah Fenti. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :