seminar kesehatan anak

Ketua TP PKK Depok Nur Azizah Tamhid sebagai salah satu narasumber seminar kesehatan anak bertempat di Kinasih Resort, Tapos (9/10).

depok.go.id – Bertempat di Kinasih Resort, Tapos, sebanyak 100 orang warga Tapos yang merupakan kader, petugas Puskesmas, ibu hamil, serta ibu menyusui mengikuti seminar kesehatan ibu dan anak dengan tema “Optimalisasi 1000 Hari Masa Emas Demi Masa Depan yang Gemilang”, Jumat (09/10/2015). Seminar ini turut mengundang Ketua TP PKK Depok Nur Azizah Tamhid dan Mia Ilmiawaty Sa’adah sebagai narasumber.

Kepala Upt. Puskesmas Kecamatan Tapos, Mamik Juniarti, mengatakan seminar ini bertujuan agar masyarakat dapat memahami tentang 1000 hari masa emas. Mamik menjelaskan bahwa ini merupakan periode yang dilalui oleh wanita saat hamil hingga melahirkan dan memberikan ASI hingga anaknya berusia 2 tahun.

“Dalam periode tersebut, ibu harus mengetahui bahwa perkembangan tubuh dan bayinya sangatlah pesat, sehingga membutuhkan zat gizi yang lebih dan bagus,” ujarnya.

Periode emas ini merupakan saat yang penting dan harus diperhatikan untuk semua orang terutama wanita. Ibu hamil harus mempersiapkan fisik dan mental saat hamil. Pada waktu ini ibu harus mendapatkan asupan bergizi dan psikis yang tenang agar saat hamil janinnya sehat dan saat menyusui juga ASI-nya dapat keluar dengan baik.

“Sengaja kami mengundang Bu Wali, beliau memaparkan dari segi agama, sementara Bu Mia memaparkan dari segi teknis medis, misal menyusui yang betul dan untuk mendapatkan ASI yang berkualitas bagaimana,”jelasnya.

Pemaparan dari segi agama dan medis ini diharapkan dapat membuat para peserta tersadar dan memahami hal ini, sehingga ketika mereka dalam periode tersebut sudah dapat memahami apa yang harus dilakukan. Selain itu, diharapkan juga pengetahuan ini dapat ditularkan lagi kepada kerabat sekitar baik keluarga maupun tetangga-tetangganya

“Kalau hamil dalam keadaan baik dan nutrisinya cukup, maka yang bisa dipastikan anak yang  dilahirkan adalah anak yang cerdas dalam tumbuh kembangnya,” tutup Mamik. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :