P2WKSS kerjabakti_3

Idris Abdul Shomad selaku wakil Walikota meninjau hasil program kerja P2WKSS di Kecamatan Cipayung pada Jum’at (09/10/2015). (DISKOMINFO-Dewa Aji Panggalih)

P2WKSS kerjabakti_1

Wakil Walikota Depok memberikan arahan dan sambutan sebelum dimulainya kerja bakti pembersihan lingkungan di Kecamatan Cipayung, Depok, pada Jum’at (09/10/2015). (DISKOMINFO-Dewa Aji Panggalih)

P2WKSS kerjabakti_2

Warga yang bergotong royong membersihkan lingkungan tempat mereka tinggal sekaligus membantu melancarkan program P2WKSS di Kecamatan Cipyaung, Depok pada Jum’at (09/10/2015). (DISKOMINFO-Dewa Aji Panggalih)

  depok.go.id – Sejalan dengan salah satu program unggulan, yakni Depok Kota Bersih dan Hijau, Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dan masyarakat sekitar melakukan kerja bakti di lokasi Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) RW 07, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok, Jumat (9/10/15) pagi tadi.

Hadir mendampingi, Asisten Ekbangsos, Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK), Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda), Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos), Bagian Hukum, Dinas Kesehatan (Dinkes), Bappeda, Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim), camat, lurah setempat serta seluruh warga binaan P2WKSS.

Dalam paparannya, Idris mengatakan bahwa aksi bersih ini merupakan salah satu program yang harus diselesaikan di lokasi P2WKSS, karena kebersihan masuk dalam poin penilaian yang besar di Provinsi Jawa Barat. Bukan hanya bersih lokasi, lebih dari itu masalah pembakaran sampah yang terjadi di sembarang tempat merupakan faktor penentu penilaian.

“Bagi lingkungan hidup, membakar sampah sembarangan merupakan suatu hal yang sangat diharamkan, karena selain tidak nyaman, asap yang dihasilkan dapat membuat warga sesak serta mengganggu kesehatan,” tegas Idris.

Alumni Gontor itu tak lupa mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam gerakan bersih-bersih di lokasi P2WKSS hari ini. Selain itu, Idris menambahkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan dinilainya masih menjadi masalah yang sulit dihapuskan. Menurutnya, kesadaran masyarakat yang dapat mengubah Kota Depok terbebas dari sampah. Banyaknya lahan kosong diduga menjadi pemicu utama mengapa warga sekitar membuang sampah sembarangan.

“Kebiasaan membuang sampah memang harus dimulai dari suatu tindakan yang kecil. Ajaklah masyarakat lewat tokoh masyarakat maupun agama agar bisa membiasakan diri buang sampah pada tempatnya. Ini sederhana, tapi sulit direalisasikan,” imbau pria kelahiran Jakarta ini.

Selain melakukan kerja bakti, Idris pun memeriksa pembagunan fisik yang tengah berjalan di lokasi P2WKSS, di antaranya, pengecekan warga yang telah mendapat perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 20 rumah, pembuatan Sarana Sanitasi Dasar (Sarsandas) sejumlah 25 buah, pembangunan Posyandu Dahlia, perbaikan Pos PAUD Dahlia, perbaikan saluran air, dan jalan lingkungan yang sudah sepenuhya selesai dikerjakan.

“Minggu ini harus sudah diselesaikan, karena penilaian sudah tinggal 10 hari lagi menuju tanggal 19 Oktober 2015. Saya harapkan semua pihak dapat bahu membahu menyelesaikan pembangunan fisik yang belum jadi,” tandas Idris. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :