Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat launching kawasan Klaster Industri Makanan Olahan di Kelurahan Pondok Petir, Jumat ( 09/11/2018)

depok.go.id-Keberadaan kawasan Klaster Industri Makanan Olahan di Kelurahan Pondok Petir, menjadi sala satu upaya meningkatkan pemberdayaan masyarakat serta perekonomian di wilayah tersebut. Dengan industri rumahan, diharapkan juga ikut membuka lapangan kerja baru bagi warga.

“Kawasan Klaster Industri Makanan Olahan, merupakan program prioritas Pemerintah Kota Depok. Sebab, kita memiliki misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mengembangkan perekonomian mandiri, berdaya saing, dan berbasis industri kreatif,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat launching kawasan Klaster Industri Makanan Olahan di Kelurahan Pondok Petir, Jumat (09/11/2018).

Dirinya menjelaskan, saat ini pelaku UKM di Kota Depok merupakan salah satu penyumbang tertinggi dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dalam setahun, rata-rata membukukan pendapatan Rp 14 juta, dan dalam sebulan mendapatkan Rp 1,2 juta.

“Ini membuktikan biaya hidup di Kota Depok cukup tinggi, hampir Rp 5 juta setiap bulannya. Maka dari itu, kita harus meningkatkan UKM agar mendorong pendapatan bagi masyarakat,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan, dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Depok. Namun, Pemerintah Kota Depok tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan dari masyarakat Kota Depok.

“Kami Pemerintah Kota Depok, mengapresiasi para pengusaha yang telah memberdayakan masyarakat sekitar, agar meningkatkan pendapatan ekonomi mereka. Diharapkan hal ini tidak hanya ada di satu wilayah saja, tetapi di seluruh wilayah di Kota Depok,” tutupnya.

Penulis : Dian Afrianti Kunto
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :