depok.go.id – Kampung Pilkada yang diselenggarakan di RW 3 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas mendapat pengawasan ketat dari kepolisian. Meskipun terlihat aman dan berjalan lancar, namun pihak kepolisian telah mengantisipasi dengan berjaga-jaga di sekitar TPS tersebut.

Kepala Polres Kota Depok, Kombespol Dwiyono, yang melakukan peninjauan terhadap TPS tersebut mengatakan, Polres telah menyiapkan penanganan khusus di lokasi agar kegiatan pencoblosan bisa berjalan lancar. Terlebih jumlah pemilih yang mencapai 2.200 orang.

“Nanti dari Polri memberikan pos untuk memberikan pemantauan agar pencoblosan bisa kondusif di TPS ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi TPS Rw 3, Rabu (09/12/15).

Terkait pengamanan secara umum, dirinya mengatakan telah menerjukan 1.800 personel untuk mengamankan Pilkada Depok. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari yang telah dipersiapkan sebelumnya, yakni sebesar 1.500 personel.

“Penambahan dilakukan karena kami memperoleh informasi dari intelejen agar persiapan dilakukan lebih matang dan kuat,” katanya.

Berdasarkan 1.800 personel, 1.000 di antaranya merupakan anggota Polres Depok, 300 anggota Kodim 0508, dan 500 bantuan dari Polda Metro Jaya. Rincian personel bantuan dari Polda Metro Jaya adalah 200 personel Brimbob dan 300 personel Sabhara.

Dwiyono mengatakan, Polres Kota Depok telah membagi kategori wilayah yang dinilai rawan saat pencoblosan. Adapun untuk katagori aman, dua personel polisi akan mengamankan 8 TPS dengan ditambah dari 16 perlindungan masyarakat (Linmas). Sementara untuk kategori wilayah rawan 1, Polres Kota Depok akan menerjunkan dua polisi untuk mengamankan dua TPS dengan didukung oleh 4 Linmas, sedangkan kategori rawan dua, pengamanan dilakukan oleh 4 polisi untuk 2 TPS didukung oleh 4 Linmas.

“Untuk teknik di lapangan, kami bagi tiap rayon masing-masing di wilayah Depok Barat, Timur dan Utara. Setiap Polsek pengamanan diterjunkan sekitar 50 personel,” ujarnya. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :