fopd damkar_2

Forum rencana kerja (Renja) Tahun 2017 Dinas Pemadam Kebakaran di Pos Satlakar, Sukmajaya Depok, Rabu (10/02/2016). (Foto:Nita/Diskominfo)

depok.go.id – Kebakaran merupakan bencana yang tidak diduga-duga. Kebanyakan faktor penyebabnya oleh  kelalaian manusia (human error). Dampak yang ditimbulkan, yaitu kerugian berupa harta benda, terhentinya usaha, terhambatnya perekonomian bahkan sampai memakan korban jiwa.

Menurut tinjauan lapangan, kejadian kebakaran yang menimpa bangunan perumahan/pemukiman penduduk pada umumnya karena dibangun menggunakan bahan atau elemen yang mudah terbakar. Sedangkan pada bangunan gedung dengan rangka beton masih meninggalkan sisa rangka fisik.

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, tahun 2015 tercatat 226 kasus kebakaran terjadi di beberapa titik di Kota Depok. Kerugian ditaksir mencapai 8,9 Milyar lebih yang disebabkan oleh kelalaian manusia.

“Kami mencatat, 70 kasus kebakaran akibat kelalaian manusia misalnya, seperti membakar sampah dan membuang puntung rokok, delapan kasus disebabkan karena meledaknya kompor gas dan sisanya akibat konsleting listrik. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ungkap Yayan Arianto, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok pada kegiatan forum rencana kerja (Renja) Tahun 2017 di Pos Satlakar, Sukmajaya Depok, Rabu (10/02/2016).

Ia menambahakan ada beberapa langkah untuk mencegah kebakaran terjadi, seperti merenovasi instalasi listrik bangunan yang telah berdiri selama 15 tahun, mengecek selang kompor gas secara rutin dan menghindari puntung rokok yang dibuang sembarangan serta tidak membakar sampah di sembarang tempat.

“Walaupun demikian, kerugian kebakaran setiap tahun menurun, namun kita harus meningkatkan kewaspadaan dengan menjauhi hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tutur Yayan.(Vidyanita/Ed:Olvi Destiani/Yulia S-Diskominfo).

Bagikan post melalui :