depok.go.id-Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang bertema Memperkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Digital, insan pers dituntut untuk mampu mengembangkan diri. Tujuannya, agar pers dapat ikut berkontribusi dalam menguatkan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan rakyat.

“Kalau konteksnya adalah menguatkan, berarti yang dikuatkan terlebih dahulu adalah dari sisi insan pers itu sendiri,” tutur Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono kepada depok.go.id, usai menghadiri Fokus Group Discussion (FGD) dan Peringatan HPN di Cisarua, Sabtu (09/02/19) malam.

Sidik menjelaskan, terdapat tiga poin utama dalam penguatan insan pers. Di antaranya penguatan Kode Etik Jurnalistik, penguatan kompetensi, dan penguatan wawasan.

“Penguatan Kode Etik Jurnalistik itu sebetulnya lebih cenderung untuk melindungi pers, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat melalui karya-karya jurnalistik yang positif,” ujarnya.

Lebih lanjut, ucap Sidik, jurnalis juga dituntut untuk meningkatkan kompetensi diri. Sebab, pengembangan dari jurnalis tidak hanya terbatas pada lingkup kecil yaitu lokal dan nasional. Tetapi, juga pada lingkup yang lebih luas.

“Penguatan kompetensi ini bisa dengan meningkatkan penguasaan bahasa asing, pengalaman, dan lainnya,” katanya.

Dia menambahkan, selain penguatan kode etik dan kompetensi, jurnalis juga perlu memperkuat wawasan. Penguatan wawasan dapat dilakukan dengan terus mengikuti berbagai perkembangan saat ini dan meningkatkan budaya literasi.

“Dengan tiga poin ini, saya yakin insan pers dapat memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis digital,” ucapnya.

Penulis : Jose Marques
Editor: Dunih

Bagikan post melalui :