atur lalu lintas

ATUR LALU LINTAS: kegiatan contra flow di kawasan Jalan Margonda Depok , dipimpin oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Depok Kompol Sutomo. (Foto: Dian/Diskominfo)

depok.go.id- Pasca Polresta Depok bersama Pemerintah Kota memberlakukan aturan contra flow sejak 13 Maret 2017. Genap sebulan sistem tersebut berlaku dan sudah memperlihatkan dampak positif dengan terurainya kepadatan kendaraan di Margonda Raya, Depok.

Contra flow merupakan upaya untuk meminimalis kepadatan kendaraan sejak pukul 06.00 wib hingga 08.00 wib di pagi hari. Kemudian, pukul 18.00 wib hingga 20.00 wib di sore hari. Untuk penerapannya, dimulai dari ruas Jalan Pertigaan Juanda hingga di depan Pusat Perbelanjaan Depok Town Square.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok Kompol Sutomo mengatakan, pemberlakuan contra flow dimaksudkan untuk mengurai kepadatan pada jam sibuk. Pemberlakuan sistem tersebut dinilai penting untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga Depok. Khususnya bagi pengendara yang melintasi Jalan Raya Margonda dan pengendara dari Depok yang akan berangkat bekerja ke Jakarta.

“Alhamdulillah, sejak pemberlakuan aturan contra flow ini, warga Depok terutama yang ingin bekerja ke arah Jakarta merasa diprioritaskan atau diutamakan,” ucapnya kepada depok.go.id, Senin (10/04/2017).

Dikatakannya, dukungan dari Pemerintah Kota Depok dalam sistem contra flow sangat baik, sebab pemerintah menurunkan petugas dari Dinas Perhubungan Kota Depok untuk membantu Polresta dalam mengatasi dan mengatur lalu lintas di ruas Jalan Margonda Raya tersebut.

“Hingga kini, kami cukup terbantu dengan diturunkannya petugas Dinas Perhubungan karena sangat membantu dalam mengatur lalu lintas di sekitaran jalan yang diterapkan sistem contra flow,” tuturnya.

Sutomo menuturkan, sebelum diberlakukannya contra flow di kawasan Jalan Raya Margonda Depok sering sekali ditemukan titik penyebab kepadatan kendaraan pada jam sibuk di pagi dan sore hari.

“Pertama kalinya contra flow dilakukan di Kota Depok, tentunya kami ingin membantu warga Depok untuk mengurangi kepadatan kendaraan, kami ingin berikan pelayanan yang terbaik bagi warga Depok,” terangnya.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada rencana untuk menambah arus pemberlakuan sistem contra flow, karena saat ini warga Depok masih beradaptasi dalam sistem tersebut.

“Kami masih fokus untuk memaksimalkan ruas jalan yang ditetapkan sekarang ini, agar sistem contra flow semakin mengurai kepadatan kendaraan di Jalan Margonda Raya, Kota Depok,” tandasnya.

Penulis : Dian Afrianti Kunto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :