Kegiatan Pelatihan GMP di Balatkop, Rabu (10/04/2019). (Foto: Asyril/Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok mengajak pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk mematenkan produknya agar tetap sehat dan halal. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan pelatihan Good Manufacturing Product (GMP) kepada pelaku IKM Kota Depok.

Kepala Bidang Perindustrian Disdagin Kota Depok, Martinho Vaz mengatakan, melalui pelatihan GMP, pelaku IKM harus mengikuti standard Operating Procedure (SOP) untuk menjadikan produknya halal. Langkah yang perlu dilakukan antara lain kelayakan makanan, proses memasak sesuai ketentuan, dan diwajibkan menggunakan sarung tangan serta kain penutup mulut dan hidung (masker).

“Pelaku IKM harus memperhatikan komponen terpenting dalam melakukan proses produksi olahannya. Dengan begitu, produk yang dihasilkan dapat sehat dan halal,” tuturnya kepada depok.go.id pada acara Pelatihan GMP di Balatkop, Rabu (10/04/19).

Dikatakan Martin, setelah mengikuti pelatihan GMP, pelaku IKM melakukan tahapan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Kemudian, dilanjut mengurus sertifikat dan logo halal dengan catatan produk yang dijual akan dilihat layak atau tidaknya brand tersebut.

“Dalam proses ini, Disdagin akan terus memberikan pendampingan dan memfasilitasi mereka. Sedangkan untuk melengkapi proses legitasnya dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat,” tuturnya.

Lewat pelatihan GMP, dirinya berharap pelaku IKM bagi yang sudah mengikuti GMP bisa melanjutkan tahap PKP dengan melakukan praktik pelatihan dari Dinkes Kota Depok.

“PKP ini dapat memotivasikan semua pelaku IKM untuk melanjuti PITR. Bagi pelaku IKM yang tidak melanjutkan ke tahap PITR, maka tidak mendapatkan sertifikat. Kemudian, sertifikat halal akan kami koordinasikan dengan Dinkes,” tutupnya.

 

 

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :