Personel Disdukcapil melakukan operasi yustisi di Terminal Jatijajar. ( Foto: Janet/Diskominfo)

depok.go.id-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok menggelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) terhadap para pendatang gelap di Terminal Jatijajar, Minggu (09/06/2016). Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya pendatang gelap tanpa pekerjaan tetap dan keahlian ke Kota Depok.

“Kemarin memulai melakukan OYK atau pendataan penduduk di tiga titik yakni di Terminal Jatijajar, Stasiun Depok Lama dan Stasiun Depok Baru. Ini untuk mengetahui berapa banyak jumlah penduduk yang datang ke Depok,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah kepada depok.go.id, Senin (10/06/2019).

Dikatakannya, dalam operasi tersebut pihaknya tidak menemukan  adanya pendatang gelap. Rata-rata pendatang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

“Kami menurunkan 17 personel ke beberapa titik. Namun, tidak ada temuan pendatang gelap saat itu. Para pendatang telah memiliki e-KTP,” katanya.

Kendati begitu, OYK juga akan dilakukan di 11 kecamatan di Kota Depok. Dalam operasi tersebut, Disdukcapil akan berkoordinasi dengan para lurah dan camat sebagai pejabat di wilayah.

“Titik-titik permukiman padat yang menjadi sasaran biasanya di wilayah timur. Namun, tahun ini kami juga akan menyisir wilayah barat seperti Bojongsari dan Sawangan pada Juni mendatang,” ucapnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :