full day school

Ilustrasi (sumber: google)

depok.go.id – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna turut menanggapi penerapan full day school yang direncanakan oleh Mendikbud. Pradi mengatakan bahwa rencana tersebut dirasa kurang tepat karena menurutnya anak-anak juga harus diberikan waktu untuk berekspresi dan juga bermain.

“Kalau seharian di sekolah, ditakutkan anak-anak akan merasa suntuk yang justru berpengaruh terhadap akademisnya. Selain itu, jika anak seharian berada di sekolah menyebabkan anak-anak memiliki waktu bermain kurang cukup,” ujar Pradi.

Di sisi lain Ia berpandangan bahwa ada baiknya memang anak-anak berada di sekolah. Karena mereka bisa lebih terpantau dengan adanya kegiatan kolektif.

“Tapi jangan abaikan kehidupan sosial mereka juga di luar pendidikan,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menggagas sistem full day school untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun swasta. Alasannya agar anak tidak sendiri ketika orangtua mereka masih bekerja. (Rysko/ Ed: Siti Rahma, Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :