depok.go.id – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok akan menerbitkan Kartu Identitas Anak pada Oktober mendatang. Hal tersebut diutarakan Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak BPMK Kota Depok, Epiyanti pada kegiatan Talkshow Kota Layak Anak (KLA), Kamis (10/09/15).

Epi menegaskan, peluncuran Kartu Identitas Anak ini guna mendukung program pemerintah terkait KLA. Dalam hal ini, BPMK melibatkan Disdukcapil karena pada dinas tersebut sarana dan prasarana telah menunjang, seperti data penduduk serta mesin pencetak yang sudah ada pada setiap kelurahan.

Nantinya, Kartu Identitas Anak ini dapat digunakan untuk diskon tertentu, seperti toko buku dan tempat rekreasi.

“Kami akan jalin MoU dengan beberapa pengusaha di Depok untuk memberikan diskon kepada anak yang memiliki Kartu Identitas Anak, diskonnya kami usahakan 15 hingga 25 persen,” ujar mantan Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil ini.

Epi menambahkan, usia yang masuk dalam kategori ini adalah 5 sampai 18 tahun, sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2002. Mekanismenya akan dibicarakan lebih lanjut, ada kemungkinan bisa diurus di kelurahan ataupun Disdukcapil yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk mendatangi sekolah-sekolah di Kota Depok guna mendata siswa-siswa.

“Melihat dari jumlah penduduk di Kota Depok, anak-anak yang akan mendapatkan Kartu Identitas Anak berjumlah 460 ribu. Adapun untuk anak yang putus sekolah dan menjadi gembel dan pengemis (Gepeng), juga akan tetap kami berikan dengan meminta data kepada Dinas Tenaga Kerja dan Sosial,” ungkapnya.

Adanya rencana ini, diharapkan hak maupun kesejahteraan anak dapat terwujud serta program KLA dapat tercapai, sehingga dapat mencetak prestasi di tingkat provinsi. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :