Dinkes Gencarkan Survei Anemia Remajadepok.go.id – Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perubahan dalam berbagai hal, baik mental, emosional, sosial, dan fisik. Perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja menyebabkan perubahan dalam perilaku konsumtif baik dalam kebutuhan primer maupun sekunder.

Salah satu hal mengkhawatirkan saat masa pertumbuhan tersebut ialah terkenanya para remaja akan masalah gizi seperti anemia. Anemia ini dipengaruhi secara langsung oleh konsumsi makanan sehari-hari yang kurang mengandung zat besi, selain faktor infeksi sebagai pemicunya.

“Usia remaja rentan terkena masalah gizi seperti anemia, karena mereka umumnya tidak terlalu menjaga asupan makanan yang masuk, sehingga kekurangan zat besi,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Keluarga, Eti Rohati, Selasa (10/11/2015).

Guna mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok saat ini sedang mengoptimalkan survei anemia remaja yang dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kota Depok. Pelaksanaan survei dilakukan oleh pihak Puskesmas setempat dengan penentuan sasaran survei oleh Dinkes.

“Kami ingin mengetahui status anemia remaja di Kota Depok, karena jangan sampai karena anemia akan menghambat keberhasilan masa depan para remaja,” imbuh Eti.

Adapun untuk mengetahui status anemia remaja ini, para remaja akan diperiksa darahnya. Apabila memang diketahui terkena anemia, Dinkes akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menanganinya seperti pemberian makanan tambahan, sehingga tingkat zat besi para remaja bisa meningkat.

Sementara itu, menurut Eti, status anemia ini juga sangat berarti bagi para remaja putri karena akan sangat terkait dengan kesiapan remaja putri dalam memasuki jenjang pernikahan kelak. Remaja putri diharapkan memiliki kebugaran yang bagus dan tidak mengalami anemia sehingga sistem reproduksinya kelak juga tidak terdapat gangguan. Eti juga menginformasikan, bagi para remaja putri bisa mengecek sendiri status anemia dirinya dengan mengukur Lingkar Lengan Atas (LILA).

“Lingkar Lengan Atas remaja putri yang sudah masuk usia subur sebaiknya tidak kurang dari 23.5 Cm,” tutupnya. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :