peluang depok raih adipuraBertempat di Aula Lantai 5 Balaikota Depok, hari ini Selasa (11/02/2014) Pemerintah Kota Depok menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satu pembahasan dalam rakor ini adalah evaluasi mengenai penghargaan Adipura untuk Kota Depok.

Ada yang berbeda pada rapat kali ini karena dihadiri Kepala Sub Bidang Pembinaan Teknis Kementrian Badan Lingkungan Hidup, Arif Sumargi. Pihaknya memberikan tanggapan positif terhadap keadaan lingkungan di Kota Depok menjelang penilaian Adipura.

Arif mengatakan bahwa Penghargaan Adipura bukan hanya tanggung jawab Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saja, tetapi komponen masyarakat juga harus bekerjasama demi terciptanya lingkungan di Kota Depok yang bersih dan hijau. Saat ini ada beberapa wilayah masih masih perlu diperbaiki.

“Wilayah sekitar perumahan sudah bagus. Namun ada beberapa perumahan yang belum terangkat karena membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar. Hal itulah yangg menjadi permasalahan utama,” tutur Arif.

Menurutnya komponen terbesar dalam penilaian Adipura yaitu TPA dan Pasar karena memiliki nilai bobot 9. Pemkot Depok diharapkan lebih gencar memperbaiki wilayah-wilayah tersebut. Sehingga peluang untuk mendapatkan Penghargaan Adipura semakin besar.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kota Depok Ety Suryahati dalam sambutannya mengharapkan pihak terkait untuk melakukan perbaikan di masing-masing komponen. “Terimakasih kepada perwakilan dari Kementerian BLH yang bersedia memberikan penyuluhan untuk kami. Semoga Dinas Perhubungan semakin mendekatkan diri ke lingkungan terminal agar tertata rapi, Dinas Koperasi, UKM, dan Pasar melakukan pengolahan sampah di UPS sekitar pasar, serta beberapa dinas terkait untuk melakukan tindakan-tindakan guna pencapaian Adipura. Karena waktu yang tersisa hanya dua bulan lagi,” tutupnya. (Diskominfo/Indri)

Bagikan post melalui :