tarkim2Tantangan kondisi kota adalah bagaimana menarik minat investor untuk berinvestasi di Kota Depok. Hal ini disampaikan Walikota Depok saat menghadiri Forum Rencana Kerja (Renja) OPD Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok, di Sasono Mulyo, Rabu (11/02/15).

Forum ini bertujuan menyelaraskan program pemerintah untuk mewujudkan penataan ruang, permukiman dan gedung pemerintahan yang tertib, seimbang dan ramah lingkungan.

Kegiatan yang bertema Forum Renja OPD Distarkim Kota Depok Tahun 2016 Kita Wujudkan Penataan Ruang dan Permukiman yang Tertib, Manusiawi dan Ramah Lingkungan ini dihadiri oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il, Perwakilan OPD, Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Delegasi Kecamatan, Perwakilan Institusi, Perwakilan Organisasi serta Perguruan Tinggi.

Forum renja ini dilaksanakan untuk memberikan gambaran target yang akan dicapai pada 2016 mendatang. Diharapkan hasil dari renja ini bisa bersinergi dalam pembangunan Kota Depok agar lebih baik lagi.

Prioritas pembangunan pada 2016 antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan tatakelola pemerintahan dan reformasi birokrasi, pengembangan potensi ekonomi lokal dan investasi daerah, optimalisasi pendapatan dan pembiayaan pembangunan daerah, pembangunan infrastruktur dasar daerah, peningkatan penataan ruang dan lingkungan hidup perkotaan.

Walikota berterima kasih kepada Distarkim atas kinerja yang baik pada 2014 silam, dimana Kota Depok mendapatkan predikat positif dalam berbagai aspek.

“Namun kita tidak boleh terlalu cepat merasa puas, banyak yang masih harus diperbaiki, baik dari sisi tata ruang maupun kualitas lingkungan kehidupan kita secara fisik maupun non fisik,” himbau Nur.

Pemimpin Kota Belimbing itu menambahkan, pemerintah perlu memperbaiki kinerja dan program, agar investor lebih berminat berinnvestasi di Kota Depok.

Penulis    : Vidyanita Iqomah
Editor     : Manapar Manullang

Bagikan post melalui :