periksa gardu_pln

Petugas PLN Depok sedang memeriksa gardu listrik. (Foto : Istimewa/Diskominfo)

depok.go.id- Antisipasi kemungkinan tingginya curah hujan yang sering mengakibatkan banjir, PLN Area Depok melakukan sejumlah pencegahan dan pengamanan listrik. Langkah tersebut dilakukan guna mengurangi tingkat pemadaman pada saat banjir dengan menaikan posisi gardu listrik.

Manajer PLN area Depok, Putu Eka Astara mengatakan, peninggian gardu listrik merupakan salah satu langkah antisipasi dan untuk mengamankan Aset PLN agar tidak terendam banjir. Peninggian gardu distribusi dilakukan agar instalasi listrik di gardu distribusi tidak terendam air dan terjadi kerusakan saat banjir.

“Langah ini sudah direncanakan setiap tahun dengan  membentuk tim penanggulangan banjir sebagai kesiapan dan kesiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir,” katanya kepada depok.go.id, belum lama ini.

Dikatakannya, PLN juga memiliki pusat pemantauan kondisi sistem kelistrikan yang di dalamnya meliputi pusat data daerah beserta instalansi PLN yang rawan banjir.  Selain itu pihanya juga melakuan pemantauan daerah yang mengalami pemadaman akibat banjir hingga pemulihan pasokan listriknya.

“Kita tetap ada langkah khusus terutama lokasi yang belum pernah banjir tapi sekarang terkena banjir. Kalau secara langkah korektif, petugas layanan teknik bersiaga 24 jam untuk  menerima laporan dari masyarakat. Hal itu dilakukan jika ada permasalahan di lapangan baik kaitan dengan gangguan jaringan maupun gangguan lainnya,” jelasnya.

Putu menambahkan, dirinya mengimbau  masyarakat yang rumahnya tergenang air dan melampau posisi stop kontak, maka harus segera mematikan MCB di kwh meter sebagai tindak pemadaman. Sebab PLN tidak akan melakukan pemadaman jika posisi kwh masih dalam batas aman.

“Namun, jika menurut PLN banjir tersebut  melampaui batas aman posisi kwh meter, tidak ada jalan lain listrik di lokasi sekitar rumah tersebut  akan dipadamkan untuk menjaga  menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Penulis: Janet Swastika

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :