Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat Regional III, Catur Rini Widosari tengah menggunting pita sebagai bentuk meresmikan program Business Development Services (DBS). (Pipin/Diskominfo)

depok.go.id-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan tidak hanya konsen terhadap program-program peningkatan pajak. Melainkan juga, memiliki komitmen untuk turut membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan pendapatannya melalui program Business Development Services (DBS).

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat Regional III, Catur Rini Widosari mengatakan, BDS merupakan program yang diluncurkan sejak 2010. Dikatakannya, program ini merupakan bagian dari tridharma perpajakan.

“BDS program pelatihan bagi masyarakat yang ingin memulai sampai membangun dan melejitkan bisnisnya. Segmennya umum, terutama bagi para ibu rumah tangga atau orang-orang yang memiliki pekerjaan di sektor informal,” katanya, kepada depok.go.id, Senin (11/02/2019).

Meskipun untuk umum, Catur mengatakan, bagi warga yang berminat mengikuti program BDS harus memenuhi dua syarat. Yaitu, memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan menunjukkan bukti pembayaran Surat Pemberitahuan (SPT) pajak per bulan sebesar 0.5 persen.

Dikatakannya, program pelatihan yang akan digulirkan mulai dari pelatihan marketing online, fotografi, atau pembukuan (akuntasi). Pembinaan tersebut, kata Catur, akan dilakukan secara intensif oleh beberapa lembaga mitra DJP, di antaranya Universitas Gunadarma, Telkom, Pegadaian, dan Bank BJB.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Depok-Sawangan, Mamik Eko Soessanto mengatakan, saat ini total warga yang akan dibina sekitar 300 orang. Jumlah tersebut, terbagi di dua lokasi, yaitu di KPP Pratama  Depok-Sawangan dan KPP Pratama Depok-Cimanggis.

“Antusias masyarakat luar biasa terhadap program ini. Tetapi, yang sudah mendaftar dan memenuhi syarat sekitar 300 orang. Mereka inilah yang akan kita bina secara intensif selama setahun mendatang,” ucapnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :