depok.go.id-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kantor Kecamatan Tapos melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), serta seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Tapos. Keterlibatan banyak unsur tersebut, agar usulan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga pekerjaan menjadi tepat sasaran.

Camat Tapos, Hasanuddin mengatakan, pihaknya bertugas untuk melakukan sinkronisasi perencanaan dari masyarakat dengan perencanaan Perangkat Daerah (PD). Dengan begitu, aspirasi yang disampaikan terkait pembangunan dapat terealisasi dengan baik.

“Kami ingin pembangunan menyentuh masyarakat dan usulan memang berasal dari masyarakat. Untuk itu, koordinasi serta verifikasi akan lebih digiatkan,” ujarnya kepada depok.go.id di sela-sela kegiatan Musrenbang Kecamatan Tapos, Senin (11/02/19).

Dikatakanya, pihaknya menginginkan pembangunan yang telah dirancang memiliki implementasi di lapangan. Tujuannya, usulan yang masuk diharapkan sesuai prioritas kelurahan.

“Kemarin kita sudah punya taman kelurahan, itu terealisasi dari usulan masyarakat. Jadi, sesuai peruntukannya. Tahun ini kita rencanakan pembangunan Puskesmas di Jatijajar,” katanya.

Hasanuddin menambahkan, selain pembangunan infrastruktur pihaknya mengarahkan agar pembangunan tetap menyentuh aspek sosial dan budaya. Pada Musrembang ini akan ada usulan program pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

“Khususnya anak muda. Kita akan dorong peningkatan IPM di Tapos. Kita cetak anak muda pengusaha untuk mengurangi angka pengangguran,” ucapnya

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :