Ketua P2TP2A, Elly Farida saat memberikan motivasi dalam kegiatan Kampanye Wawasan Kebangsaan di Aula SMPN 2 Depok, Senin (11/03/19). (Foto : Diskominfo)

depok.go.id-Maraknya kasus kekerasan antarpelajar menjadi perhatian khusus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi P2TP2A untuk terus membentuk mental pelajar yang tangguh, dengan menanamkannya wawasan kebangsaan.

“Di zaman teknologi yang semakin canggih, arus budaya yang kebarat-baratan dan banyak hal lainnya, menjadi suasana yang tidak kondusif. Ini menjadi tantangan kami untuk membangun jiwa dan mental pelajar, untuk bisa menjadi anak yang tangguh. Karena ke depan, tantangan akan lebih berat,” ujar Ketua P2TP2A Elly Farida, usai memberikan motivasi dalam kegiatan Kampanye Wawasan Kebangsaan, di Aula SMPN 2, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Senin (11/03/2019).

Diakuinya, pihaknya akan melakukan langkah-langkah preventif untuk menekan kasus yang terjadi di kalangan pelajar. Seperti melakukan sosialisasi secara masif terkait pencegahan kekerasan dan melakukan pendampingan terhadap korban sampai kasusnya selesai.

“Seperti kegiatan hari ini, merupakan kolaborasi dan aksi (kolaboraksi) antara Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), lembaga pendidikan dan P2TP2A untuk menanamkan toleransi dan cinta Tanah Air kepada pelajar,” ucapnya.

Dirinya yakin jika langkah-langkah tersebut berjalan secara sistematis dan maksimal, wawasan kebangsaan di dalam diri pelajar bisa terbentuk dengan sendirinya.

“Mudah-mudahan mereka termotivasi untuk jadi lebih baik,” ucapnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :