ketua katar limo

KOMPAK: Ketua Karang Taruna Kelurahan Limo, Safii Akbar (ketiga dari kanan) usai menerima penghargaan Karang Taruna terbaik tingkat Kota Depok, di Lantai 6 Gedung Dibaleka II, Jumat (07/04/2017). (Foto: Istimewa)

depok.go.id – Penghargaan menjadi karang taruna (katar) terbaik di tingkat kota tahun 2017 diraih oleh Karang Taruna Kelurahan Limo, Kecamatan Limo. Penghargaan tersebut diberikan Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial Kota Depok atas berbagai kegiatan sosial yang telah digagas untuk membantu warga Depok.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Limo, Safii Akbar mengatakan, pihaknya mulai mengikuti tahapan seleksi pemilihan katar terbaik pada 7 April 2017. Menurutnya, pemberian penghargaan tersebut dilakukan untuk memilih perwakilan dari Kota Depok untuk mengikuti seleksi penghargaan Pilar-Pilar Sosial Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017.

“Alhamdulillah, melalui tahapan ini kami dari Kelurahan Limo menjadi yang terbaik untuk tingkat kota dan akan mewakili Depok untuk ikut seleksi kembali,” ujarnya kepada depok.go. id,  Selasa (11/04/2017).

Dikatakannya, semenjak terbentuknya Katar Kelurahan Limo pada tahun 2012, terdapat berbagai kegiatan yang sudah dijalankan. Diantaranya, pengobatan gratis, bakti sosial, serta berbagai kegiatan yang diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok yang ke-18.

“Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan oleh para pemuda di Kelurahan Limo.  Tujuannya, untuk mengajak para pemuda agar terlibat aktif dalam pembangunan,” katanya.

Safii berharap, penghargaan yang telah diperoleh Katar Kelurahan Limo tersebut dapat menjadi motivasi bagi katar di daerah lain agar lebih aktif terlibat dalam pembangunan Kota Depok.  Selain itu, peran katar sebagai organisasi pemuda di Depok dapat berjalan optimal.

“Semoga katar dapat menjalin sistem organisasi yang terarah, sehingga dapat menjembatani setiap informasi antar masyarakat. Selain itu kami harap bisa menjadi tempat pemuda untuk berkarya demi mewujudkan Kota Depok yang unggul, nyaman, dan religius,” pungkasnya.

Penulis: Guntur Widyanto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :