gong si bolong

LESTARIKAN: Pemimpin sanggar kesenian Gong Si Bolong, Buang Jayadi saat menunjukkan gong yang legendaris dari Kelurahan Tanah Baru. (Foto: Dian/Diskominfo)

depok.go.id- Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok yang jatuh pada 27 April 2017. Rencananya kesenian Gong Si Bolong akan ikut serta memeriahkan hari jadi Kota Depok ke-18 tahun tersebut.

Pemimpin Sanggar Si Bolong, Buang Jayadi mengatakan, pihaknya selalu tampil setiap perayaan HUT Kota Depok. Hal tersebut dilakukan agar seluruh warga Kota Depok mengetahui peninggalan sejarah berupa kesenian Gong Si Bolong yang perlu terus dilestarikan.

“Kami terus berlatih untuk penampilan HUT Kota Depok pada 27 April mendatang. Alhamdulillah, sanggar ini dipercayai kembali untuk turut serta dalam kemeriahan peringatan ulang tahun bersama warga Kota Depok,” katanya kepada depok.go.id, Selasa (11/04/2017).

Menurutnya, kesenian Gong Si Bolong harus terus dilestarikan oleh warga Depok. Generasi penerus harus terus mencintai kesenian asal Kota Depok ini. Sebab, bila tidak dijaga dengan baik seni budaya tersebut akan terkikis oleh jaman.

 “Di Kota Depok jumlah penduduk semakin banyak, dan warga asli Depok sudah hampir sedikit karena meninggal atau hal lainnya, maka dari itu dengan perayaan HUT Kota Depok, kami akan terus memperkenalkan salah satu peninggalan sejarah asli Depok ini,” jelasnya.

Dikatakannya, kesenian Gong Si Bolong memadukan unsur etnik budaya Sunda dan Betawi. Musik yang dimainkan kental dengan nuansa Sunda, sedangkan nyanyiannya menggunakan bahasa Betawi dan alat musik Gong Si Bolong terdiri dari gong, gendang, bende, rebab, terompet, keromong serta saron. Pemainnya dilakukan oleh 12 orang. Tak hanya alunan musik, sejak tahun 1965, kesenian tersebut seringkali digabungkan untuk mengiringi pagelaran wayang kulit dan terdapat tari Tayub di bagian pertengahan musik.

Saat ini, Buang berharap, Pemerintah Kota Depok dapat semakin serius memerhatikan keberadaan kesenian asli Depok ini. Agar tidak punah tergerus waktu serta jaman.

“Saya berharap di HUT Kota Depok ke-18, masyarakat dapat semakin tahu peninggalan sejarah seperti kesenian alat musik Gong Si Bolong yang harus dilestarikan,” tandasnya.

Penulis : Dian Afrianti Kunto

 

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :