hidrogel

TUNJUKKAN PRODUK: Pemilik UMKM Kelompok Tani Subur Makmur, Candra Sefillah, menunjukkan produk hidrogel yang dijualnya.

depok.go.id- Keberadaan UMKM di Depok senantiasa berinovasi dalam produknya agar semakin menarik minat masyarakat. Misalnya saja keberadaan UMKM milik Candra Sefillah dari Kelompok Tani Subur Makmur, Kecamatan Bojongsari yang memperkenalkan berkebun cantik dengan hidrogel tanpa menggunakan tanah.

Candra mengatakan, latar belakang dirinya memasarkan hidrogel karena memiliki kelebihan dibandingkan tanah. Bentuknya yang cantik berwarna-warni bisa disusun dalam wadah kaca sehingga menjadikan tampilan ruang tamu atau kantor terlihat lebih segar. Selain itu, tidak mudah kotor.

“Sedangkan kandungan nutrisinya sama saja dengan tanah dan media perawatannya mudah hanya disemprot saja,” ujarnya kepada depok.go.id, Rabu (12/04/2017).

Candra pun mulai memperkenalkan hidrogel ke masyarakat sejak tahun 2015. Terlebih, untuk saat ini hidrogel tidak perlu lagi diimpor dari negara Cina.

“Dulu hidrogel hanya dijual ke perusahaan properti saja, karena harus diimpor dari Cina sehingga harganya mahal dan tidak terjangkau oleh masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, sebelum diproduksi di Indonesia, harga sebungkus hidrogel bisa mencapai Rp. 250 ribu. Sedangkan saat ini harganya hanya Rp. 25 ribu.

“Dengan harga itu, maka Hidrogel bisa bertahan selama setahun, jika setahun mengecil nanti hanya perlu direndam kembali boleh ditambahkan dengan pupuk juga,” jelasnya.

Candra berharap, agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan hidrogel. Sehingga untuk menghijaukan dan menciptakan lingkungan yang bersih serta indah bisa dilakukan dengan media apa saja tanpa tanah atau lahan yang luas.

“Semoga Pemerintah Kota Depok semakin mendukung dengan menyediakan para tenaga ahli untuk mengembangkan teknologi dan sumber daya manusia di bidang pertanian agar semakin maju,” tutupnya.

Penulis: Nur Afifah

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :