jeniper

TUNJUKKAN : Kader Pokja III TP PKK Kota Depok saat menunjukkan berbagai produk unggulan di Pasar Tani Balai Kota Depok, Jumat (07/04/2017). (Foto: Guntur/Diskominfo)

depok.go.id – Peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok dalam mendorong pembangunan Kota semakin baik. Selain menciptakan kesejahteraan melalui ketahanan keluarga, Pokja III PKK Kota Depok juga berinovasi untuk membuat produk kuliner unggulan yang sehat. Salah satunya adalah produk minuman Jeniper.

“Jeniper ini merupakan minuman berbahan dasar jeruk nipis. Produk ini diberi nama jeniper karena merupakan singkatan dari jeruk nipis peras,” ujar salah satu kader Pokja III PKK Kota Depok, Hefianingsih kepada depok.go.id, belum lama ini.

Dikatakannya, minuman Jeniper tersebut memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Sehingga baik untuk kesehatan tubuh. “Manfaatnya banyak sekali. Misalnya bisa sebagai pelangsing tubuh, anti oksidan dan bisa sebagai obat batuk,” ucapnya.

Selain menyajikan minuman jeruk nipis yang original, terdapat variasi warna dan rasa pada minuman tersebut. Diantaranya dengan diberikan tambahan daun teleng sebagai bahan baku pembuatannya.

“Agar lebih terlihat menarik, kami juga menambahkan daun teleng sebagai bahan bakunya. Daun teleng ini bisa merubah warna air jeruk nipis peras ini menjadi warna ungu,” tuturnya.

Selain berfungsi sebagai pewarna alami, kandungan yang terdapat dalam daun teleng juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Seperti dapat dijadikan obat tetes mata bagi balita.

“Jadi, selain membuat minuman terlihat lebih menarik, daun teleng ini juga bisa menambah khasiat yang terkandung dalam produk minuman Jeniper ini,” katanya.

Meskipun memiliki khasiat yang cukup tinggi, serta menyehatkan bagi tubuh. Harga minuman Jeniper ini dijual dengan harga yang relatif murah. “Untuk satu botol ukuran 220 ml, dijual dengan harga Rp 6.000 saja,” ujarnya.

Hefianingsih menambahkan, saat ini dalam satu bulan produk minuman Jeniper dapat terjual sebanyak 100 botol. Penjualan tersebut lebih banyak dilakukan secara online, salah satunya melalui media sosial.

“Jadi kalau ada pesanan, baru kami buatkan. Kebetulan kami juga punya grup whatsapp Pokja III PKK Kota Depok. Biasanya, banyak pesanan dari sana. Selain itu, kami juga sering ikut berbagai bazar UMKM, salah satunya adalah Pasar Tani yang dibuat oleh Pemerintah Kota Depok,” tandasnya.

Penulis: Guntur Widyanto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :