bir pletok

TUNJUKKAN PRODUK: Pemilik UMKM Dapur Palima, Wijirahayu menunjukkan salah satu produknya saat berjualan di Pasar Tani Pemerintah Kota Depok, belum lama ini. (Foto: Afifah/Diskominfo)

depok.go.id- Untuk melestarikan warisan kuliner Kota Depok, salah satu yang dilakukan oleh warga Sukmajaya, Wijirahayu adalah memproduksi makanan tradisional melalui usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kulinernya. Dengan bantuan Pemerintah Kota melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM), dirinya ingin kuliner lawas tetap dilestarikan di Kota Depok

“Saya memproduksi aneka makanan tradisional antara lain akar kelapa, kue ketapang dan bir pletok. Kenapa memilih UMKM makanan tradisional agar generasi muda masih dapat mencicipi aneka makanan tradisional tersebut. Selain untuk melestarikan aneka kuliner daerah di Depok,” tuturnya kepada depok.go.id, belum lama ini.

Dalam memproduksi makanan tradisionalnya, Wijirahayu senantiasa mendapat motivasi dari pemerintah. Dirinya pun sering mengikuti pelatihan usaha yang difasilitasi dari DKUM Depok.

“Saya sudah 12 tahun menjalankan usaha ini, tetapi selalu jalan di tempat, tidak ada kemajuan. Sempat berpikir untuk berganti jenis usaha, tetapi setelah saya bergabung dengan UMKM binaan DKUM. Makan saya selalu diberikan motivasi dan semangat untuk terus memproduksi makanan tradisional tersebut,” jelasnya.

Menurut Wijirahayu, kini usahanya semakin maju dan omzet terus bertambah. Menurutnya, omzet yang didapat mencapai Rp. 8 juta dalam sebulan. Wijirahayu pun sudah memiliki empat orang untuk reseller makanan tradisionalnya.

Dirinya berharap, para pelaku UMKM yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri untuk menjadi binaan DKUM Kota Depok. Sebab, peluang tersebut diberikan pemerintah untuk mengembangkan usaha para pelaku UMKM di Depok.

“Saya sudah buktikan selama 12 tahun usaha ini jalan ditempat, tetapi setelah bergabung dengan DKUM Kota Depok usaha makanan tradisional saya semakin maju dan berkembang,” tutupnya.

Penulis: Nur Afifah

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :