pokjanal posyandu

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna membuka acara workshop Pokjanal Posyandu Kota Depok tahun 2017, Selasa (11/04/2017). (Foto : Agus/Diskominfo)

depok.go.id – Keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) makin dirasakan manfaatnya bagi warga Depok. Tak heran, Pemkot Depok pun memberi perhatian lebih kepada Posyandu agar bisa membantu menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta menanggulangi persoalan tunagizi pada balita.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, Pemkot Depok melaksanakan revitalisasi Posyandu agar bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga. Upaya itu melibatkan hampir seluruh stakeholder, baik dari perangkat daerah, masyarakat dan pihak swasta untuk bisa terlibat dalam peningkatan pelayanan Posyandu.

“Karena Posyandu tidak hanya masalah kesehatan saja, tapi juga pendidikan dan ekonomi, sehingga turut berperan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ujar Pradi saat membuka kegiatan Workshop Pokjanal Posyandu di Aula Perpustakaan Kota Depok, Selasa (11/03/2017).

Dirinya menambahkan, revitalisasi Posyandu ini telah memberikan kontribusi positif terhadap capaian tingkat kesejahteraan masyarakat yang saat ini telah mencapai IPM sebesar 79,11 persen, dengan angka harapan hidup sebesar 74,10 persen, dan angka melek huruf sebesar 99,09 persen. Peningkatan lainnya juga terjadi pada angka rata-rata lama sekolah sebesar 11,17 persen serta indeks daya beli sebesar 661,35 persen.

Untuk mendukung pelayanan tunagizi, Pemkot Depok juga telah memberikan pelayanan pemulihan gizi di Puskesmas Sukmajaya, Tapos, Sawangan, Cimanggis dan Pancoran Mas. Pelayanan itu juga dibarengi dengan pemberian dana operasional yang selalu mengalami peningkatan. Pradi menyebut, pada 2015 sebesar dana operasional yang diberikan Rp. 2.750.00, pada 2016 meningkat sebesar Rp. 3.000.000, dan pada 2017 ini kembali meningkat hingga sebesar Rp. 3.500.000.

“Sarana dan prasarana juga dikasih yaitu, sarana meja dan kursi, tempat tidur periksa dan timbangan permata hati. Diharapkan semua kegiatan dan program ini bisa meningkatkan peran dan manfaat Posyandu dalam masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Rysko

Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :