Puluhan ASN Kecamatan Tapos saat mengikuti kegiatan pembinaan karakter yang diadakan di aula Kantor Kecamatan Tapos, Rabu (11/04/2018). (Foto: Jose/Diskominfo)

depok.go.id- Guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mental, Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kecamatan Tapos diberi pembinaan karakter. Pembinaan karakter ASN yang digagas oleh Badan  Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kecamatan Tapos itu menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut

“Pembinaan karakter ini guna membina mental para ASN sehingga dalam menjalani tugasnya, mereka punya suatu batasan mana yang harus dilakukan dan yang tidak,” tutur Camat Tapos, Hasannudin kepada depok.go.id, usai kegiatan tersebut di aula kantor kecamatan, Rabu (11/04/2018).

Lebih lanjut, ucapnya, kegiatan pembinaan karakter bagi ASN di lingkungan Kecamatan Tapos akan dilakukan secara rutin setiap bulan. Melalui kegiatan tersebut, dirinya berharap dapat meningkatkan mental dan kinerja ASN untuk lebih bekerja secara optimal, jujur, dan bertanggung jawab.

“Saya sangat senang, karena bagaimanapun juga pembinaan karakter ini sebagai salah satu dasar dalam menjalani kehidupan sehari-hari terutama tugas dan fungsi kami sebagai pelayan masyarakat agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua VIII, MUI Kota Depok, Bidang Pemuda, Olahraga dan Seni budaya, Hasan Bisri mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menandatangi MoU untuk memberikan pembinaan karakter kepada ASN secara rutin setiap bulan. Lewat pembinaan karakter, dirinya berkeyakinan mampu meningkatkan mental dan karakter ASN dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.

“Pembinaan karakter ini penting untuk mental dan karakter para ASN. Sebab, dalam bertugas tidak tertutup kemukinan selalu ada potensi atau peluang untuk melakukan tindakan yang menyimpang seperti korupsi, kolusi, manupulasi, dan lain sebagainya,” tutupnya.

 

Penulis: Jose Marques

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :