depok.go.id –  Untuk bisa menang dalam Lomba Keanekaragaman Makanan Berbahan Baku Lokal Tingkat Kota Depok yang digelar oleh Kelompok Kerja (Pokja) III TP PKK Kota Depok, tampilan makanan tidak sekadar enak dipandang mata. Tetapi, juga ada banyak kriteria penilaian yang telah ditetapkan juri agar bisa masuk dalam tiga pemenang terbaik.

Ketua Pokja III TP PKK Kota Depok, Enny Fitria mengatakan, kriteria yang sudah ditetapkan panitia dalam lomba ini yakni inovasi, tampilan, rasa dan aroma, kekhasan Jawa Barat, kelengkapan menu, serta gizi. Peserta dituntut untuk membuat 8 menu masakan yang berbahan baku buah dan sayur lokal. Termasuk terigu dari bahan lokal seperti tepung mocaf.

“Delapan menu masakan harus disiapkan peserta, kemudian mereka harus menampilkan hasil masakannya dengan tampilan yang menarik,” ujar Enny, usai menjadi juri dalam Lomba Keanekaragaman Makanan Berbahan Baku Lokal Tingkat Kota Depok, di aula lantai 10  Gedung Dibaleka II, Jumat (11/05/2018).

Dirinya berharap, dengan lomba ini ikut mengangkat pamor makanan lokal yang belum dikenal, sekaligus untuk dikembangkan di masyarakat. Menu ini juga diharapkan bisa rutin diberikan untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga setiap harinya, tidak hanya diberikan saat acara tertentu atau dalam perlombaan saja. Melainkan juga harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan keluarga setiap hari.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat kita. Bagaimana dapat memanfaatkan sumber bahan pangan yang ada di sekitar, serta terus menjaga kualitasnya,” katanya.

Sementara itu, Corporate Chef Hotel Santika Depok, Dendy meminta kepada para peserta untuk mengedepankan kekhasan rasa Jawa Barat. Tentunya dengan mencampurkan berbagai rempah khas Jawa Barat, atau pun buah dan sayur yang berasal dari Jawa Barat.

“Yang paling penting rasa khas Sundanya harus terasa, daun kemangi bisa ditambahkan atau pun rempah-rempah yang bisa menambah kuat rasa,” kata Dendy, yang juga menjadi juri di acara tersebut.

Menurut Chef Dendy, apa yang sudah ditampilkan oleh para peserta sudah sangat bagus. Terlebih penyajiannya pun tak kalah dengan tampilan yang ada di restoran.

“Platting-nya sudah sangat bagus juga, tinggal perbaiki cita rasa Sunda atau Jawa Baratnya harus diperkuat kembali,” pesannya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih

 

Bagikan post melalui :